Jejakdanarah.com - Tujuh belas tahun menjadi bagian dari perjalanan Bonek Green Army bukan hanya tentang bertambahnya usia komunitas, tetapi juga tentang persaudaraan yang terus dijaga melalui kecintaan terhadap Persebaya Surabaya. Semangat itu terasa dalam perayaan anniversary yang berlangsung di Surabaya, Jumat (9/10/2026), sekaligus menjadi ruang bagi para suporter untuk menyuarakan harapan terhadap perjalanan Bajul Ijo pada musim 2026.
Bertempat di kediaman Abah Johan, salah satu tokoh masyarakat Kapas Madya Barat, perayaan diisi dengan pemotongan tumpeng, doa bersama, dan nonton bareng pertandingan Persebaya melawan Isen Mulang FC. Kemenangan 1-0 melalui gol Alex Martins dari titik penalti menambah semarak malam tersebut. Seusai pertandingan, para anggota melanjutkan kebersamaan dengan berdiskusi mengenai perjalanan tim dan peluang Persebaya meraih gelar juara.
Kemenangan yang Menumbuhkan Harapan
Bagi suporter, pertandingan sepak bola menghadirkan emosi yang sulit dipisahkan dari rasa memiliki terhadap klub. Ada ketegangan saat tim berjuang di lapangan, kegembiraan saat gol tercipta, dan harapan yang kembali tumbuh setiap kali pertandingan berakhir.
Kemenangan Persebaya atas Isen Mulang FC menjadi momen menggembirakan dalam perayaan ke-17 Bonek Green Army. Namun, perhatian para anggota tidak berhenti pada hasil akhir. Diskusi selepas pertandingan juga memperlihatkan besarnya harapan mereka terhadap masa depan klub kebanggaan Kota Surabaya tersebut.
Purwanto, ketua Bonek Green Army yang akrab disapa Cak Pur, menyampaikan keyakinannya bahwa Persebaya mampu meraih gelar juara Liga 2026.
“Persebaya juara Liga 2026. Ini bukan sebuah beban bagi Persebaya, tapi Persebaya tinggal menjemputnya. Yakini saja,” ungkap Cak Pur.
Ia mengajak para pendukung untuk menjaga keyakinan dan menyambut perjalanan tim dengan sikap optimistis.
“Ketika hari baru datang dalam diri kita, tambahkan keyakinan juara itu dalam pikiran kita, dengan penuh perasaan optimis. Biarkan semesta bekerja. Wes pokoke full tekad dan full yakin,” pesannya.
Harapan terhadap gelar juara tentu perlu diiringi perjuangan nyata di lapangan. Meski hasil kompetisi belum dapat dipastikan, optimisme menjadi salah satu cara suporter menjaga semangat dalam mengikuti perjalanan tim dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
Seduluran Saklawase dan Makna Kebersamaan
Semboyan Seduluran Saklawase menjadi bagian penting dari identitas Bonek Green Army. Persaudaraan yang dibangun melalui kecintaan terhadap Persebaya memberi ruang bagi para anggota untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, dan menjaga hubungan di luar pertandingan.
Kebersamaan itu dapat terlihat dalam kegiatan sederhana seperti doa bersama, pemotongan tumpeng, hingga menyaksikan pertandingan secara kolektif. Aktivitas tersebut bukan hanya mengisi rangkaian perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat ikatan yang telah terjalin.
Dalam perjalanan sebuah komunitas, menjaga kebersamaan tidak selalu mudah. Perbedaan pandangan dan dinamika yang muncul dapat menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, persaudaraan membutuhkan kemauan untuk saling menghargai dan tetap menjaga hubungan, termasuk di luar momen ketika klub meraih kemenangan.
Usia ke-17 menjadi kesempatan bagi Bonek Green Army untuk merawat nilai tersebut. Kecintaan terhadap Persebaya mungkin menjadi alasan awal para anggota berkumpul, tetapi hubungan yang terbangun di antara mereka dapat memberikan makna yang lebih luas bagi keberlangsungan komunitas.
Menjaga Harapan, Melanjutkan Perjalanan
Optimisme terhadap gelar juara Liga 2026 menjadi salah satu pesan yang dibawa dalam perayaan anniversary kali ini. Bagi Cak Pur dan para pendukung Persebaya, keyakinan tersebut mencerminkan harapan agar perjuangan tim berujung pada prestasi yang membanggakan.
Namun, sepak bola selalu menyisakan ketidakpastian. Perjalanan kompetisi menuntut konsistensi pemain, strategi yang tepat, dan kerja keras seluruh elemen klub. Dukungan suporter menjadi bagian dari perjalanan itu, tetapi hasil akhirnya tetap harus diperjuangkan di lapangan.
Di tengah harapan terhadap prestasi, perayaan Bonek Green Army juga mengingatkan bahwa ada hal lain yang layak dipertahankan: hubungan antaranggotanya dan semangat untuk terus berjalan bersama. Kemenangan dapat menjadi alasan untuk merayakan satu malam, sedangkan persaudaraan memberi alasan untuk kembali berkumpul pada pertandingan berikutnya.
Memasuki usia ke-17, Bonek Green Army membawa harapan terhadap Persebaya sekaligus komitmen untuk menjaga kebersamaan. Gelar juara Liga 2026 masih menjadi target yang harus diperjuangkan, sementara Seduluran Saklawase menjadi semangat yang terus mereka rawat dalam perjalanan komunitas.
Full Tekad, Full Yakin.
Editor : Redaksi