x jejakdanarah.com skyscraper
x jejakdanarah.com skyscraper

Parenting Gedangan 2026: Masyarakat Gedangan Dibekali Cara Aman Hadapi Kejahatan Siber

Avatar Brigitta N. Ferdiana

Jejak Digital

Jejakdanarah.com - Ancaman kejahatan siber semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. Saat internet menjadi bagian dari komunikasi, pendidikan, transaksi hingga aktivitas bisnis, kewaspadaan di ruang digital ikut menjadi kebutuhan yang semakin penting.

Persoalan tersebut menjadi perhatian dalam Parenting Gedangan 2026 melalui edukasi bertajuk “Cybersecurity: Internet Sehat, Internet Aman” yang digelar di Pendopo Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan ini digelar Bikers FKPPI Motherland (BFM) Jawa Timur bersama Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI Polri (FKPPI) Rayon Gedangan serta Pemerintah Kecamatan Gedangan.

Sebanyak 150 peserta dari unsur PKK, kepala sekolah, dan guru SD serta SMP se-Kecamatan Gedangan mengikuti kegiatan tersebut.

Melalui edukasi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai ancaman yang dapat muncul saat beraktivitas di dunia maya. Mereka juga dibekali langkah pencegahan agar tidak menjadi korban serta pengetahuan mengenai tindakan yang dapat dilakukan apabila sudah terlanjur mengalami kejahatan siber.

Keamanan Digital Dimulai dari Pengetahuan

Penggunaan internet telah menjadi bagian dari banyak aktivitas masyarakat. Anak-anak memanfaatkannya untuk belajar dan berkomunikasi, orang tua menggunakannya untuk berbagai kebutuhan, sementara sekolah dan dunia kerja juga semakin terhubung dengan teknologi digital.

Situasi tersebut membuat keamanan digital menjadi kebutuhan yang menyentuh banyak kelompok.

Pengetahuan mengenai cara menggunakan internet secara aman tidak hanya dibutuhkan oleh pengguna secara individu. Keluarga, sekolah, guru, dan masyarakat juga memiliki peran dalam membangun kebiasaan digital yang lebih sehat.

Ketua Panitia Parenting Gedangan 2026, Jajoek Irmawati, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun masyarakat yang tangguh dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.

“Kegiatan ini dalam rangka ikut serta menciptakan masyarakat Indonesia yang tangguh dan berdaulat. Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital.”

Menurut Jajoek, sinergi antara keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat diperlukan agar tantangan yang muncul seiring perkembangan teknologi dapat dihadapi bersama.

Keterlibatan unsur PKK, kepala sekolah, dan guru dalam kegiatan tersebut juga membuka ruang agar pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti di lokasi acara.

Membekali Peserta Mengenali Ancaman Siber

Materi utama disampaikan oleh Koko Mahargyo, A.Md., S.E., C.MDA., C.DM., C.PS., selaku Ketua Umum Markas UKM.

Dalam paparannya, Koko membahas berbagai potensi ancaman dan kejahatan yang dapat terjadi di dunia maya.

Peserta diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan agar tidak menjadi korban kejahatan siber. Materi juga mencakup langkah yang perlu dilakukan apabila seseorang telah terlanjur menjadi korban.

Pembahasan tersebut menjadi penting karena aktivitas masyarakat di internet tidak terbatas pada satu kebutuhan.

Komunikasi, pendidikan, transaksi hingga aktivitas bisnis berlangsung melalui ruang digital. Setiap aktivitas membutuhkan pemahaman mengenai cara menjaga keamanan dan mengambil keputusan secara lebih hati-hati.

Menurut Koko, keamanan digital perlu menjadi perhatian bersama karena penggunaan internet semakin luas dalam kehidupan masyarakat.

Karena itu, konsep internet sehat dan internet aman perlu dipahami secara lebih luas. Pengguna internet perlu mengetahui risiko yang mungkin muncul sekaligus memahami langkah yang dapat dilakukan untuk menghadapinya.

Keluarga dan Sekolah Berada di Garis yang Sama

Peserta Parenting Gedangan 2026 berasal dari dua lingkungan yang dekat dengan pembentukan kebiasaan sehari-hari: keluarga dan sekolah.

PKK memiliki kedekatan dengan lingkungan keluarga. Sementara kepala sekolah dan guru berada dalam lingkungan pendidikan yang berhadapan langsung dengan aktivitas anak-anak.

Keduanya memiliki ruang untuk meneruskan pemahaman mengenai keamanan digital.

Guru dapat membawa pembahasan tersebut ke lingkungan sekolah. Orang tua dapat menggunakannya sebagai bahan komunikasi dengan anak di rumah. Pengetahuan yang sama juga dapat dibagikan kembali dalam lingkungan masyarakat.

Pendekatan seperti ini membuat literasi digital memiliki makna yang lebih luas. Kemampuan menggunakan teknologi tidak berhenti pada kemampuan mengoperasikan perangkat atau aplikasi.

Ada pula kemampuan untuk mengenali risiko, menjaga informasi pribadi, memahami situasi yang mencurigakan, dan mempertimbangkan keputusan sebelum bertindak di internet.

Kebiasaan tersebut menjadi semakin relevan karena generasi muda tumbuh dalam lingkungan yang sangat dekat dengan teknologi.

Edukasi Disertai Kegiatan Sosial

Parenting Gedangan 2026 dibuka langsung oleh Camat Gedangan Widia Helita, S.STP., M.M.

Kegiatan turut dihadiri unsur pimpinan Kecamatan Gedangan, jajaran pengurus BFM Jawa Timur, serta pengurus FKPPI Rayon Gedangan.

Sejumlah tamu undangan hadir, di antaranya Danramil Gedangan Kapten Cba Choirul Anam, S.Sos., Kapolsek Gedangan AKP Anak Agung Gede Putra Wisnawa, Mayor Heppy Jo dari Balurjaltim, Ketua LVRI Gedangan Serda (Purn.) Tukiman, Pengawas Dikbudcam Gedangan Drs. Sudarmaji, M.Si., Ketua FKPPI Sidoarjo Irianto Eko, serta Ketua FKPPI Rayon Gedangan Tri Wahyudi.

Selain edukasi cybersecurity, peserta juga mengikuti kegiatan Line Dance dari Srikandi Markas dan mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Puskesmas Ganting.

Panitia turut menyediakan berbagai doorprize yang berasal dari dukungan para sponsor.

Kehadiran berbagai unsur tersebut membuat kegiatan menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, organisasi, lingkungan pendidikan, dan masyarakat.

Camat Gedangan Widia Helita memberikan sambutan dalam Parenting Gedangan 2026 di Pendopo Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, yang mengangkat edukasi cybersecurity dan internet sehat.Camat Gedangan Widia Helita memberikan sambutan dalam Parenting Gedangan 2026 di Pendopo Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, yang mengangkat edukasi cybersecurity dan internet sehat.

Membangun Kebiasaan Aman di Ruang Digital

Perkembangan teknologi membuat cara masyarakat beraktivitas ikut berubah. Hari ini internet digunakan untuk banyak kebutuhan, dan ruang digital terus berkembang mengikuti perubahan tersebut.

Risiko yang muncul pun membutuhkan perhatian yang berkelanjutan.

Edukasi mengenai kejahatan siber menjadi salah satu cara untuk membangun pemahaman. Namun, pengetahuan akan memiliki arti lebih jauh apabila berubah menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih teliti membaca informasi. Lebih hati-hati sebelum memberikan data. Tidak terburu-buru mengambil keputusan. Dan berani bertanya saat menemukan sesuatu yang tidak biasa.

Hal-hal sederhana tersebut menjadi bagian dari cara menjaga diri di ruang digital.

Melalui Parenting Gedangan 2026, BFM Jawa Timur, FKPPI Rayon Gedangan, dan Pemerintah Kecamatan Gedangan mendorong masyarakat untuk menggunakan teknologi secara cerdas, sehat, aman, dan bertanggung jawab.

Pada akhirnya, teknologi akan terus bergerak dan internet akan semakin dekat dengan kehidupan manusia. Yang perlu tumbuh bersamanya adalah kesadaran untuk menggunakannya dengan bijak.

Sebab di balik setiap perangkat dan setiap layar, ada manusia yang tetap perlu belajar menjaga dirinya sendiri.

Artikel Terbaru
Sabtu, 17 Okt 2026 23:04 WIB | Bisnis

Shibori, Peluang Usaha Kreatif Anak Muda lewat Olah Kain

Shibori membuka peluang usaha kreatif anak muda lewat motif kain unik, produk fesyen, dan pemanfaatan kain tidak terpakai dengan pendekatan bernilai tambah. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:25 WIB | Feature

GMNI Surabaya Raya Asah Nalar Kritis Kader Lewat Jurnalistik

GMNI Surabaya Raya dan RLD melatih 28 kader jurnalistik untuk memperkuat nalar kritis, memverifikasi informasi, dan menyusun kritik berbasis data. ...
Sabtu, 17 Okt 2026 15:08 WIB | Kabar

Terminal Teluk Lamong Raih Dua Penghargaan Internasional, Petikemas Global Tumbuh 78,69 Persen

Terminal Teluk Lamong meraih dua penghargaan Global Ports Forum Awards 2026 di Singapura. Arus petikemas internasional tumbuh 78,69 persen hingga Agustus ...
Jumat, 16 Okt 2026 21:19 WIB | Feature

Spaghetti Hitam The Alana Hotel Surabaya, Kreasi Seafood Chef Anton untuk Halloween

The Alana Hotel Surabaya menghadirkan spaghetti hitam kreasi Chef Anton dengan tinta cumi, udang, dan cumi di Oryza Restaurant, 20 Oktober–30 November 2026. ...
Jumat, 16 Okt 2026 13:54 WIB | Feature

Menjelajahi Masa Lalu Surabaya Lewat Living Museum di Kokoon Hotel

Menjelajahi masa lalu Surabaya lewat Living Museum Kokoon Hotel, dengan koleksi artefak perkantoran era 1900-an di kawasan Kota Tua. ...
Selasa, 13 Okt 2026 07:35 WIB | Sekitar Kita

Dari Dunia Usaha ke Sengketa Investasi, DPO Pamekasan Ditangkap di Bojonegoro

DPO kasus dugaan investasi di Pamekasan ditangkap di Bojonegoro. Perkara ini menyoroti kepercayaan, transparansi, dan risiko kerja sama investasi. ...