x jejakdanarah.com skyscraper
x jejakdanarah.com skyscraper

Meracik Parfum, Menemukan Aroma yang Lebih Personal di Small Party with Arroma

Avatar Brigitta N. Ferdiana

TECH & LIFESTYLE

Jejakdanarah.com - Sebuah parfum kadang lebih dari sekadar wangi yang dipilih dari botol yang sudah jadi. Ia bisa menjadi sesuatu yang diracik sendiri, dicoba berkali-kali, lalu akhirnya terasa dekat dengan karakter orang yang menggunakannya.

Pengalaman semacam itu hadir dalam Small Party with Arroma, kegiatan kolaborasi Arroma dan Studio Tujuh Pagi yang berlangsung di Surabaya, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Bertempat di Studio Tujuh Pagi, Jalan Kaca Piring Nomor 6, kegiatan ini mengajak peserta mengenal berbagai karakter aroma sekaligus membuat parfum sendiri. Bukan sekadar memilih wangi yang tersedia, peserta diberi ruang untuk mencoba, memadukan, dan menentukan sendiri komposisi yang mereka sukai.

Ketika Parfum Tidak Lagi Sekadar Pilihan

Dalam kegiatan tersebut, berbagai bahan aroma disediakan untuk dieksplorasi peserta dengan pendampingan pengajar official Arroma.

Rosana, pengajar official Arroma, mengatakan kegiatan tersebut dibuat sebagai ruang untuk mengembangkan hobi dengan biaya yang lebih terjangkau. Salah satu alasannya adalah sistem penggunaan bahan yang memungkinkan peserta mencoba berbagai aroma tanpa harus membawa seluruh bahan pulang.

“Kegiatan ini merupakan sebuah wadah kesempatan untuk mengembangkan hobi dengan biaya yang terjangkau. Official Arroma bisa memberikan harga murah karena bahan-bahan yang kami gunakan sifatnya display.”

Bahan-bahan tersebut memang tidak dibawa pulang. Peserta dapat mencium dan menggunakan aroma yang tersedia selama proses meracik parfum berlangsung.

Ada sesuatu yang menarik dari cara tersebut. Peserta tidak harus langsung tahu aroma apa yang mereka sukai. Mereka justru diberi kesempatan untuk mengenalinya melalui proses mencoba.

Dari satu aroma ke aroma lain, kemudian mencampurnya, pengalaman itu perlahan mengubah parfum dari sebuah produk menjadi proses kreatif.

Dari Cokelat ke Aroma Gourmand

Kolaborasi dengan Studio Tujuh Pagi menambahkan lapisan lain dalam pengalaman tersebut.

Studio Tujuh Pagi dikenal sebagai kedai cokelat di Surabaya yang juga membuka ruang untuk berbagai aktivitas kreatif. Karena itu, pertemuan antara parfum dan cokelat dalam satu ruang terasa cukup alami.

Pemilik Studio Tujuh Pagi, Ardhia, mengatakan peserta dapat mengeksplorasi karakter aroma yang lebih manis, termasuk gourmand, karamel, dan cokelat.

“Peserta juga bisa mengeksplorasi aroma jika ingin membuat aroma gourmand, karamel, atau cokelat yang manis,” kata Ardhia.

Aroma gourmand memiliki karakter yang mengingatkan pada makanan atau hidangan manis. Cokelat, karamel, dan aroma pencuci mulut menjadi bagian dari dunia wewangian yang menawarkan kesan berbeda dari aroma segar atau floral yang lebih umum dikenal.

Di titik ini, pengalaman membuat parfum bersinggungan dengan sesuatu yang lebih dekat dengan keseharian: makanan, minuman, dan kenangan yang muncul dari aroma.

Aroma yang Tidak Harus Sama dengan Orang Lain

Bagi Amanda, salah satu peserta, kebebasan menciptakan aroma menjadi bagian paling menarik dari kegiatan tersebut.

“Seru dan bebas berkreasi menciptakan aroma yang unik sesuai karakter saya. Kalau membeli parfum refill, aromanya biasanya sudah template dan merupakan aroma yang mirip atau meniru brand lain. Kalau membuat sendiri, tentu hasilnya akan unik dan jarang dimiliki orang lain,” ujar Amanda.

Pernyataan tersebut memperlihatkan alasan mengapa pengalaman meracik parfum memiliki daya tarik tersendiri.

Ketika parfum dibuat sendiri, pilihan tidak berhenti pada merek atau varian yang sudah tersedia. Ada ruang untuk menentukan apakah wanginya ingin terasa manis, hangat, segar, elegan, atau sekadar sesuai dengan selera pribadi.

Pada akhirnya, setiap racikan bisa memiliki cerita yang berbeda karena dibuat melalui preferensi orang yang berbeda pula.

Dari Hobi Menjadi Pengalaman Kreatif

Small Party with Arroma juga memperlihatkan bagaimana aktivitas sederhana dapat dikembangkan menjadi sebuah pengalaman.

Peserta tidak membutuhkan pengalaman khusus untuk mengikuti proses tersebut. Mereka cukup mengenal aroma yang tersedia, mencoba kombinasi, lalu menentukan racikan yang dianggap paling sesuai.

Dalam kegiatan ini, hasil racikan peserta dikemas dalam parfum berukuran 10 mililiter untuk dibawa pulang.

Arroma sendiri merupakan brand parfum artisan yang menghadirkan pengalaman eksplorasi dan kreasi aroma secara personal. Sementara Studio Tujuh Pagi merupakan kedai cokelat yang juga dikembangkan sebagai ruang berkumpul dan berkolaborasi.

Pertemuan keduanya membuat kegiatan tidak hanya berbicara tentang parfum. Ada ruang, makanan, aroma, percakapan, dan pengalaman mencoba sesuatu yang sebelumnya mungkin belum pernah dilakukan.

Ketika Sebuah Aroma Menjadi Pengalaman Personal

Ada alasan mengapa aroma sering terasa lebih personal dibandingkan sekadar benda yang digunakan sehari-hari. Satu wangi dapat mengingatkan seseorang pada tempat, makanan, suasana, atau bahkan seseorang.

Karena itu, meracik parfum sendiri memberikan kemungkinan yang berbeda: seseorang tidak hanya memilih aroma, tetapi ikut menentukan aroma seperti apa yang ingin melekat pada dirinya.

Small Party with Arroma berlangsung pada 22 Agustus 2026 di Studio Tujuh Pagi Surabaya. Kolaborasi tersebut mempertemukan pengalaman meracik parfum dengan karakter ruang kreatif dan eksplorasi aroma yang terinspirasi dari dunia cokelat.

Dari sana, parfum kembali ditempatkan bukan hanya sebagai produk siap pakai, tetapi sebagai sesuatu yang bisa dicoba, diracik, dan dibuat lebih personal oleh pemiliknya.

Artikel Terbaru
Senin, 24 Agu 2026 09:38 WIB | SPORTS & OTOMOTIF

Dari Meja Domino ke Porprov 2027, Orado Surabaya Menyusun Jalan Menuju Lima Emas

Orado Surabaya menyiapkan atlet menuju Porprov Jatim 2027 lewat Gebu Minang Cup 4. Kompetisi ini diikuti 128 peserta dari berbagai daerah. ...
Senin, 24 Agu 2026 08:46 WIB | SPORTS & OTOMOTIF

Adu Strategi di Meja Domino, 64 Jurnalis Menjadi Bagian dari Perjalanan Olahraga Prestasi

Turnamen Domino Jurnalis 2026 di Surabaya diikuti 64 jurnalis. ORADO Jatim dan KONI Jatim mendorong domino berkembang sebagai olahraga prestasi. ...
Jumat, 21 Agu 2026 19:55 WIB | NEWS

Dindik Jatim Gandeng HGI di Tengah Bayang-Bayang Judi Online

Dindik Jatim menjajaki kerja sama dengan HGI di bidang pendidikan. Rekam jejak Higgs Domino membuat kerja sama ini mendapat sorotan. ...
Rabu, 19 Agu 2026 13:08 WIB | INTERNATIONAL

Setelah Menepi karena Kasus Narkoba, Yoo Ah-in Kembali ke Layar Lebar

Yoo Ah-in kembali mengambil proyek film setelah lama menepi. Ia akan membintangi Vampir, film terbaru sutradara Exhuma. ...
Rabu, 19 Agu 2026 12:01 WIB | INTERNATIONAL

Saham Unitree Melonjak Lebih dari 600 Persen, Robot Humanoid China Jadi Sorotan

Saham Unitree Robotics melonjak lebih dari 600 persen saat debut di bursa Shanghai. Robot humanoid China kini menjadi sorotan investor. ...
Rabu, 19 Agu 2026 08:54 WIB | NEWS

Jual Koin Higgs Games Island untuk Tambahan Penghasilan, Warga Surabaya Divonis Setahun

Warga Surabaya Yudi Surya divonis satu tahun penjara dalam perkara judi online Higgs Games Island setelah menjual koin hasil permainan untuk dapat cuan. ...